
Menghafal isim (kata benda) dan memahami jenis-jenis isim itu kunci penting dalam bahasa Arab. Kenapa? Karena hampir setiap kalimat Arab pasti berisi isim. Kalau kita sudah akrab dengan isim, membaca, menulis, dan menyusun kalimat Arab jadi jauh lebih mudah.
Belajar isim juga tidak harus berat. Kita bisa mulai dari isim mufrad, lalu mengenal nakirah dan ma‘rifah, mudzakkar dan muannats, sahih dan mu‘tal, sampai isim sifat (na‘at) yang sering menempel pada pelajar: rajin, pintar, sabar, dan seterusnya. Sedikit demi sedikit, tapi konsisten.
Yuk, kita belajar sambil menghafal. Satu hari beberapa kata saja, tapi dipahami jenisnya. Dengan begitu, nahwu dan sharaf tidak terasa rumit, malah jadi masuk akal. Kalau mau, aku bisa menemani dengan daftar kosa kata, contoh sederhana, dan tips menghafal yang mudah diingat.
Bahasa arab membedakan kata benda atau isim berdasarkan jumlahnya, kalau benda itu jumlahnya 1 namanya Isim Mufrad, kalau 2 namanya Isim Mutsanna dan jika lebih dari 2 disebut sebagai Isim Jamak.
Isim Jamak dibagi menjadi 3 lagi menjadi Isim Jamak Mudzakar Salim, Jamak Muannats Salim dan Jamak Taksir.